A. Tujuan Pembelajaran: Siswa mampu merancang instrumen survei, melakukan pendataan kebutuhan teknis pengguna di lapangan, serta mengonversinya menjadi dokumen analisis spesifikasi jaringan.
1. Mengapa Survei Kebutuhan Pengguna Penting?
Sebelum membeli perangkat atau menarik kabel, seorang teknisi wajib memahami siapa yang akan menggunakan jaringan, apa aktivitas mereka, dan berapa banyak perangkat yang terhubung. Membangun jaringan tanpa mendata kebutuhan pengguna berisiko:
Over-budget: Membeli perangkat mahal dengan spesifikasi berlebihan yang tidak terpakai.
Under-performance: Jaringan lambat atau sering down karena tidak kuat menampung beban kerja riil.
2. Kategori Kebutuhan Pengguna
Kebutuhan Non-Teknis (Perspektif Pengguna): Keinginan langsung dari sisi operasional. Contoh: "Saya ingin bisa ujian online tanpa putus", "Divisi Keuangan harus bisa cetak dokumen ke printer bersama".
Kebutuhan Teknis (Perspektif Teknisi): Penerjemahan kebutuhan operasional ke dalam parameter teknis. Contoh: Estimasi bandwidth, alokasi IP address, segmentasi VLAN, pembatasan akses (firewall/filtering), dan kecukupan port switch.
Untuk mendapatkan data yang akurat, teknisi merancang dokumen dan instrumen survei menggunakan 3 metode utama:
1. Metode Pengumpulan Data
Wawancara (Interview): Berdiskusi langsung dengan pimpinan, admin sistem, atau perwakilan divisi untuk memahami proses bisnis harian.
Kuesioner / Angket: Menyebar formulir isian (fisik atau Google Forms) ke pengguna massal untuk mendata jumlah perangkat yang mereka gunakan.
Observasi Langsung: Datang ke lokasi untuk melihat tata letak ruangan, jumlah meja, denah gedung, instalasi listrik, serta hambatan fisik (seperti dinding beton tebal).
2. Parameter Utama yang Harus Digali
Saat survei, instrumen survei minimal memuat informasi dengan alur berikut:
Ruang/Divisi} --> Jumlah User/Perangkat --> Aplikasi \& Aktivitas --> Tingkat Prioritas
Perangkat & Identitas: Jumlah staf/siswa per ruangan, jenis perangkat (PC Desktop, Laptop, HP, Printer Network, IP Camera).
Aplikasi & Layanan:
Aplikasi Ringan: Browsing, email, pesan instan (butuh bandwidth kecil).
Aplikasi Berat: Video conference (Zoom/Teams), streaming HD, CBT Exam, transfer file server lokal (butuh bandwidth besar & latency rendah).
Waktu Penggunaan Maksimal (Peak Hours): Jam sibuk penggunaan jaringan (misal: saat jam pembelajaran efektif pukul 08.00–12.00).
Setelah data lapangan terkumpul, teknisi merangkumnya ke dalam tabel analisis agar siap diproses.
Dari tabel rangkuman hasil survei, teknisi menghitung dan menyimpulkan spesifikasi teknis jaringan:
1. Kalkulasi Kebutuhan Port Switch Fisik
Total Port Perlu} = Perangkat Kabel (PC + Printer + IP Phone) + Access Point} + Uplink
Lab Komputer 1: 36 PC + 1 AP + 1 Uplink = 38 Port (Membutuhkan 2 unit Switch 24-Port.)
Ruang TU: 6 PC} + 1 Printer + 1 IP Phone + 1 Uplink = 9 Port (Membutuhkan 1 unit Switch 16-Port atau 2 unit Switch 8-Port.
2. Kalkulasi Total Bandwidth Jaringan
Gunakan acuan alokasi bandwidth standar berdasarkan tingkat aktivitas:
Penggunaan Ringan (Browsing/Chat): 1-2 Mbps
Penggunaan Sedang (E-Rapor/CBT): 2-3 Mbps
Penggunaan Berat (Zoom HD/Streaming): 3-5 Mpbs
Total Bandwidth Total = 100 Mbps (Lab) + 75 Mbps (Guru) + 15 Mbps (TU) + 50 Mbps (Kantin) = 240 Mbps
(Rekomendasi berlangganan paket internet ISP minimal 250 Mbps - 300 Mbps).
3. Penentuan Fitur Keamanan & Manajemen Traffic
Quality of Service (QoS): Memprioritaskan lalu lintas data Ujian CBT dan Zoom Guru di atas aktivitas browsing umum.
Segmentasi Network (VLAN): Memisahkan jaringan Administrasi TU (sensitif) dengan Jaringan Siswa/Public Wi-Fi agar aman dari potensi peretasan lokal.
Rate Limiting (Bandwidth Limiter): Membatasi kecepatan Wi-Fi Publik di kantin maksimal 1–2 Mbps per HP agar kuota bandwidth utama tidak dihabiskan oleh satu pengguna.
🎯 Lembar Kerja Praktikum Siswa (Tugas Lapangan)
Skenario Tugas:
Anda ditunjuk sebagai teknisi jaringan untuk menganalisis kebutuhan teknis pada Perpustakaan Sekolah.
Langkah Kerja:
Buat Instrumen Survei: Susun lembar wawancara sederhana untuk mengidentifikasi jumlah PC katalog, jumlah pengunjung harian, dan aplikasi yang sering diakses.
Lakukan Wawancara & Observasi: Isilah lembar survei berdasarkan kondisi nyata di perpustakaan sekolah Anda.
Susun Tabel Rangkuman: Masukkan data hasil survei ke dalam format tabel seperti pada BAB III.
Tuliskan Kesimpulan Analisis Teknis:
Berapa jumlah port switch yang dibutuhkan?
Perangkat Access Point tipe apa yang direkomendasikan jika terdapat 40–50 pengunjung bersamaan?
Berapa estimasi total bandwidth minimum yang dibutuhkan?